Nilai dan Norma Sosial

Pengertian Nilai
•Nilai adalah patokan normatif yang mempengaruhi manusia dalam menentukan pilihannya di antara cara-cara tindakan  alternatif (Kupperman)
•Nilai adalah keyakinan yang membuat seseorang bertindak atas dasar pilihannya. (Gordon Allport)
•Nilai merupakan alamat sebuah kata “Ya”. (Hans Jonas)
•Nilai itu konsepsi dari apa yang diinginkan, yang mempengaruhi pilihan terhadap cara, tujuan antara dan tujuan akhir tindakan. (Cluckhohn)
•Nilai merupakan rujukan dan keyakinan dalam menentukan pilihan. (Mulyana)
•Nilai dapat diartikan dalam 5 hal: harga dalam taksiran, harga sesuatu, angka kepandaian, kadar/mutu dan sifat-sifat yang penting (Purwodarminto)
•segala sesuatu yang dianggap berharga/tidak, pantas/tidak, mulia/hina, penting/tidak

Nilai sosial:

•Apa yang kita anggap penting dalam interaksi sosial di tengah masyarakat.
•segala sesuatu yang dianggap berharga oleh masyarakat.
•anggapan masyarakat tentang sesuatu yang diharapkan, indah, dan benar.
•keberadaan nilai bersifat abstrak dan ideal.

Bentuk-bentuk nilai : pemikiran, perilaku, dan benda. Contoh: keramahan, kepedulian sosial, disiplin waktu, kemudahan transaksi dlm bisnis, dll

Ciri Nilai Sosial
•Nilai merupakan konstruksi masyarakat yang tercipta melalui interaksi sosial, bukan bawaan secara biologis tapi tercipta secara sosial;
•Nilai sosial itu ditularkan ,artinya nilai yang menyusun sistem nilai yang ditularkan atau diteruskan di antara anggota-anggota masyarakat;
•Nilai dipelajari,bukan bawaan sejak lahir, tetapi dapat melalui proses belajar sejak kecil melalui sosialisasi di keluarga dan  masyarakat;
•Nilai memuaskan manusia dan mengambil bagian  dalam usaha memenuhi kebutuhan–kebutuhan sosial,sehingga menjadi dasar bagi tindakan dan tingkah laku,baik secara pribadi maupun dalam kolektivitas;
•Nilai merupakan asumsi abstrak dimana terdapat konsensus sosial;
•Nilai cenderung berkaitan satu dengan yang lain secara komunal dalam membentuk pola-pola dan sistem dalam masyarakat;
•Sistem-sistem nilai bervariasi antara kebudayaan satu dengan kebudayaan yang lain;
•Nilai selalu mengambarkan alternatif dan sistem-sistem nilai yang terdiri dari struktur dan level dari obyek-obyek yang ada;
•Masing-masing nilai dapat mempunyai efek yang berbeda terhadap perorangan dan masyarakat secara keseluruhan;
•Nilai-nilai cenderung melibatkan emosi;
•Nilai-nilai dapat mempengaruhi pengembangan pribadi dalam masyarakat secara positif maupun secara negatif
Tiga Macam Nilai Sosial
•Nilai material, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi unsur fisik manusia.
•Nilai vital, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi manusia untuk dapat mengadakan kegiatan dan aktivitas
•Nilai kerohanian, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi batin (rohani) manusia
Fungsi nilai sosial bagi kehidupan manusia:
1.Dapat menyumbangkan seperangkat alat untuk menetapkan “harga” sosial dari suatu kelompok.
2.Dapat mengarahkan masyarakat dalam berpikir dan bertingkah laku.
3.Sebagai penentu terakhir manusia dalam memenuhi peranan-peranan sosial. Nilai sosial dapat memotivasi seseorang untuk mewujudkan harapan sesuai dengan peranannya.
4.Sebagai alat solidaritas di kalangan anggota kelompok.
5.Sebagai alat pengawas perilaku manusia.
Pengertian Norma

Norm is a variety of behaviors, and accompanying expectations (Cristina Bicchieri, 2006)

Norma Sosial
•aturan berperilaku dalam masyarakat.
•Ketentuan, kaidah, dan ukuran yang menjadi harapan bersama masyarakat untuk digunakan dan ditaati sebagai panduan, tatanan, dan kendali tingkah laku.
•Konsep yang menata perilaku manusia dalam pergaulan.
•Norma dibangun mengacu pada nilai-nilai sosial yang dianut, sehingga norma diciptakan untuk mempertahankan nilai-nilai sosial.
Ragam Norma Sosial Menurut Sumbernya
•Norma Agama, yaitu berisikan tentang  petunjuk-petunjuk bagi manusia yang menjadi pedoman dalam bertingkah laku dalam kehidupan sosialnya, misalnya tentang perintah dan larangan dengan segala konsekuensinya.
•Norma Kesusilaan, yaitu hampir memiliki persamaan   dengan norma agama, yaitu   sama-sama mengatur masalah dan kepentingan pribadi. Sedangkan perbedaannya,  norma agama bertujuan agar manusia beriman, sedang norma kesusilaan bertujuan agar manusia mempunyai hati nurani yang baik.
•Norma Kesopanan, yaitu peraturan yang terdapat dalam lingkungan pergaulan masyarakat atau suku tertentu yang mengatur sejauhmana peranaan masing-masing anggota masyarakat dalam berhubungan antara satu dengan yang lain. Norma ini bertujuan agar pergaulan anggota masyarakat dengan sesamanya berjalan dengan harmonis.
•Norma Hukum, yaitu serangkaian kaidah tertentu yang mengatur pergaulan hidup manusia agar berlangsung secara damai, yaitu adanya suatu keserasian antara ketertiban dan ketentraman.  Norma hukum ini juga berisikan apa-apa yang diperbolehkan, diperintah ataupun dilarang.
•Perbedaannya terletak pada sanksi; norma agama sanksinya syurga/neraka; norma susila sanksinya penyesalan diri; norma kesopanan sanksinya celaan dari masyarakat; norma hukum, penjara.
Ragam Norma Sosial Menurut Tingkatannya
•Cara (usage), yaitu suatu bentuk perilaku tertentu yang dilakukan individu di tengah masyarakatnya, namun tidak berlangusng secara terus-menerus. Contohnya, cara makan dianggap wajar dan baik jika tidak mengeluarkan suara.
•Kebiasaan (folkways), yaitu suatu bentuk perilaku yang dianggap baik dan benar dan terjadi secara terus menerus di tengah masyarakat. Biasanya dilakukan secara sadar dan mempunyai tujuan-tujuan tertentu.
•Tata kelakuan (mores), yaitu kumpulan kaidah perilaku  yang mencerminkan sifat-sifat hidup bersama dan  secara sadar digunakan sebagai pengawasan terhadap ketentraman anggota masyarakat itu sendiri.
•Adat istiadat (custom), yaitu kumpulan kaidah perilaku yang paling tinggi kedudukannya karena terintegrasi sangat kuat terhadap masyarakat yang memilikinya.
5 kerangka analisis nilai budaya dalam menyikapi
nilai dan norma sosial (Clyde Cluchohn)
•Masalah hidup manusia (MH), manusia harus menghindarinya dan  berusaha untuk mengubah dirinya dari kondisi buruk ke arah kondisi yang lebih menyenangkan.
•Masalah karya manusia (MK),  manusia harus terus berkarya demi menjaga eksistensi kehidupannya, memberikan status dan kedudukan yang terhormat dalam masyarakat, dan sebagai usaha untuk menghasilkan produk yang lebih banyak lagi.
•Masalah kedudukan manusia dalam ruang waktu (MW), manusia harus mampu untuk menghargai waktu dan tidak menyia-nyiakannya demi kemajuan hidupnya.
•Masalah hubungan manusia dengan alam sekitar (MA),  manusia sangat bergantung dengan alam sekitarnya, sehingga perlu adanya jalinan harmonis dengan mensikapi penggunaan sumberdaya alam secara bijaksana.
•Masalah hubungan manusia dengan sesamanya (MM),  apabila manusia mampu bekerja sama dan saling pengertian dengan sesamanya, maka cara seperti itulah kehidupan masyarakat dapat terpelihara.
Kelemahan Mentalitas Manusia Indonesia
•5 kerangka menyikapi nilai budaya, masih harus berhadapan dengan lemahnya mentalitas manusia Indonesia, yaitu:
1. suka meremehkan mutu
2. sukamenerabas
3. tak percaya kepada diri sendiri
4. tak berdisiplin murni
5. suka mengabaikan tanggung jawab.
Kaitan Antara Nilai dan Norma Sosial
•Nilai merupakan sesuatu yang baik, diinginkan, dicita-citakan, dan dianggap penting oleh masyarakat.
•Norma merupakan kaidah atau peraturan bertindak dan berperilaku yang dibenarkan untuk mewujudkan cita-cita itu.
•Norma sosial itu akan membenarkan atau menyalahkan perilaku-perilaku tertentu guna mencapai nilai yang dimaksud.
Sikap terhadap Nilai dan Norma

Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya ahli kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik. (QS. Ali Imran: 110)

Contoh Cara Bersikap

Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu Berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. karena itu ma’afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, Maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya. (QS. Ali Imran: 159)

Rangkuman

•Nilai sosial merupakan keyakinan relatif dari baik buruknya sesuatu baik kongkrit atau abstrak yang dihasilkan melalui kesadaran kolektif masyarakat untuk mengatur masalah kemasyarakatan itu sendiri.
•Norma sosial merupakan ketentuan, kaidah, dan ukuran yang menjadi harapan bersama warga kelompok di masyarakat untuk digunakan dan ditaati sebagai sebagai panduan, tatanan dan kendalian tingkah laku. Oleh karena itu, norma sosial merupakan konsep yang menata perilaku manusia dalam setiap hari pergaulan dengan masyarakatnya.
•Antara nilai dan norma sosial memiliki kaitan yang sangat erat. Hubungan  antara keduanya bagikan kebaikan (the good) dengan kebenaran (the right) yang berlangsung di tengah masyarakat.
•Setiap manusia harus mampu bersikap kritis terhadap setiap perubahan sosial budaya yang terjadi dan bagaimana dampaknya ke depan di tengah-tengah masyarakatnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s