Kepercayaan Sosial

KEPERCAYAAN SOSIAL

PENGERTIAN

Kepercayaan sosial adalah harapan yang tumbuh di dalam sebuah masyarakat yang ditunjukkan oleh adanya perilaku jujur, teratur, dan kerjasama berdasarkan norma-norma yang dianut bersama-sama anggota masyarakat.

ELEMEN DASAR KEPERCAYAAN SOSIAL

Ada 3 elemen dasar, yaitu:

1.adanya kepercayaan (saling percaya)

2. sistem nilai/norma,

3. hubungan kerja sama.

Ketiga elemen tersebut merupakan bagian dari modal sosial (social capital) yang berperan kuat dalam mendorong kesejahteraan sosial.

Adapun Elemen utama dari modal sosial adalah:

norms, reciprocity, trust, dan network. Keempat elemen tersebut berpengaruh secara signifikan terhadap perilaku kerjasama untuk mencapai hasil yang diinginkan yang mampu mengakomodasi kepentingan individu maupun kelompok yang melakukan kerjasama secara kolektif.

Mempercayai Orang Lain
Memiliki Makna:

1. Anda percaya pada apa yang dikatakan orang (tidak berarti menerima semua informasi tanpa sikap kritis. Mendengar dan menyimak artinya mencari tahu kebenaran informasi yang kita terima; menguji informasi bukan pratanda tidak percaya/curiga pada orang lain)

2. Anda dapat mengandalkan orang tersebut (tidak ragu dalam membagi dan mendelegasikan tugas)

3. Anda berani terbuka kepada orang tersebut

Pribadi yang dapat dipercaya, adalah pribadi yang:

•Berbicara jujur
•Menjaga dan menyimpan rahasia
•Melaksanakan tanggungjawab dengan baik (membuktikan diri bisa diandalkan)
•Berani menanggung resiko
•Memiliki disiplin diri
•Memiliki watak yang baik

Peran Kepercayaan dalam Interaksi Sosial dan Kepercayaan Sosial

tanpa adanya rasa saling percaya (kepercayaan) maka hubungan kerja sama sosial, saling membantu dan tolong menolong akan terhambat bahkan tidak terjadi.

Gotong royong = manifestasi kepercayaan sosial

memiliki aturan main yang disepakati bersama (norm)

menghargai prinsip timbal-balik di mana masing-masing pihak memberikan kontribusi dan dalam waktu tertentu akan menerima kompensasi/reward (reciprocity),

adanya saling kepercayaan antarpelaku bahwa masing-masing akan mematuhi semua bentuk aturan main yang telah disepakati (trust),

kegiatan kerjasama tersebut diikat kuat oleh hubungan-hubungan spesifik  (kekerabatan, pertetanggaan, pertemanan, dan hubungan kesamaan yang lainnya) sehingga semakin menguatkan jaringan kerja sama antarpelaku (network).

Saling Percaya???

Apa tanda-tanda anda dipercaya?

Bagaimana agar anda menjadi pribadi yang dipercaya?

Untuk memelihara berlangsungnya kepercayaan sosial diperlukan adanya kepribadian yang dapat dipercaya  dan memiliki konsep diri yang positif

Cara membangun konsep diri positif dan dapat dipercaya oleh masyarakat

•Memberikan kontribusi sosial secara konsisten
•Selalu menjaga dan menjunjung sistem ajaran agama, nilai bersama, dan aturan yang disepakati
•Melaksanakan interaksi dan hubungan kerja sama  dengan masyarakat secara tulus ikhlas tanpa membedakan strata sosial
•Husnudhon/Berprasangka baik dan menaruh kepercayaan pada semua anggota masyarakat
•Melaksanakan tugas dan kewajiban sosial dengan optimal berdasarkan kompetensi dan kapabilitas yang tinggi
•Membuka diri dan memperluas daerah publik
•Menjaga kesatuan antara perkataan dan perbuatan
•Bersikap tawadlu’, amanah, dan rahmah
•Tidak mementingkan diri sendiri atau kelompoknya (ananiyah)
•Menjaga citra diri positif dengan menghindari perbuatan dan sikap negatif, tidak ghibah, dan namimah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s